Manchester United

Hari Menetei Sedunia

... dengan ikhlasnya mengangkat kaos, menyingkap bra dan mengeluarkan sebelah isinya yang semula dibungkus.
---

Gw sih gat tau ada apa dengan hari ini. Entah dikarenakan ada yang salah dengan makanan yang gw makan, ato ada yang salah dengan tampang gw. Seharian ini gw disuguhi dengan adegan ibu-ibu netein secara LIVE! Tau netein kan? Menyusui dalam bahasa bakunya.

[Maaf] tete aka payudara adalah body part andalan bagi seorang wanita. Dan lumayan jadi "selling point" buat mereka. Dan tentu sangat favorit bagi pria normal seperti saya. Di masa belum menikah, bagian ini termasuk disakralkan oleh wanita. Jangan harap pria bisa menyaksikannya di tempat umum. Dikasih belahannya juga udah girang setengah mati. Bagian yang tersembunyi diwakili oleh liur yang tertelan melewati jakun para pria. Tapi apa jadinya setelah menikah? Gak perlu lisensi khusus untuk melihatnya. Dan emang sebatas melihat saja ya gak boleh lebih. Daripada kena gaplok kulkas! Dan hari ini gw membuktikannya.

Pagi-pagi gw baru banget bangun. Tidur di rumah KJ yang abis hajatan adiknya merit. Jadi banyak keluarga yang nginep di situ. Sebenernya gw masih males untuk melek. Tapi dipaksa untuk melek ato lebih tepatnya minggat saat seorang ibu-ibu muda dengan ikhlasnya mengangkat kaos, menyingkap bra dan mengeluarkan sebelah isinya yang semula dibungkus. Sebelah doang sih. Mana ada netein anak dua-duanya dikeluarin? Emang ngapain? Tapi sebelah aja udah cukup untuk bikin gw mupeng jengah dan minggat dari situ.

Gw mengungsi ke teras. Saat masih doyan ngerokok sih enaknya sambil ngopi. Tapi kali ini gw actless. Eh, actless apa do less istilahnya?

Gw lagi enak-enaknya ngisep tete udara segar pagi hari saat seorang ibu-ibu yang lain lagi keluar dari dalem dan melakukan yang kurang lebih sama dengan ibu-ibu tadi. Gw pun langsung ke kamar mandi tanpa sempat menganalisis ukuran, warna, bentuk apalagi rasanya. Gw keburu jengah. Segera gw cari sabun untuk segera mainan mandi. Kalo tadi yang pamer properti si pengantin baru mungkin kejadiannya bisa lain.

Di busway arah ke kantor, seorang ibu-ibu muda duduk persis di depan gw. Padahal bangku kosong banyak. Entah kenapa dia milih duduk di depan gw. Semula dia sibuk nelpon. Sementara di sebelahnya ada ibu-ibu yang lebih tua sedang menggendong bayi. Gak berapa lama ni bayi rewel. Si ibu muda mematikan telpon. Si ibu tua mengangsurkan bayi. Si ibu muda menerima dan.... OMAIGATSSS! 3 TETE DALAM SEHARI!!

[FYI] Istri Li Jun dari Hanyang, China, mampu memproduksi ASI sebanyak 200 ml/jam. Jumlah yang mereka rasa berlebih untuk bayi mereka. Ia pun sering membasuh mukanya saban hari dengan kelebihan air susu ini. Ia juga sering memaksa suaminya melakukan hal yang sama. Tak mau terbuang sia-sia, Li Jun pun menawarkan air susu istrinya lewat internet. Dan untuk keluarga yang sungguh-sungguh miskin maka akan diberikan secara gratis. 'Pabriknya' gak ditawarin sekalian? Pasti banyak yang mau.

0 comments: