Manchester United

Memotret Kembang Api Memang Membutuhkan Skill Tingkat Dewa

... kembang api dan perayaan tahun baru adalah 2 hal yang tidak terpisahkan. Seperti Jupe dengan montoknya, seperti @vickyvette dengan big sizenya ...
--

Bismillah. Postingan pertama di tahun 2013 nih. Gue memang gak bisa dikatakan sebagai seorang blogger yang baik (baca: rajin). Bahkan mengaku sebagai seorang blogger aja gue agak minder nih. Bayangin, tahun 2012 gue cuma memposting 5 postingan saja masing-masing 1 postingan di bulan Maret, Agustus, Okotober, November dan Desember. Sadis bukan? Oke, tahun ini harus lebih baik. Yak, dimulai dengan postingan ini.

Dahulu kala, gue tu hobby banget nulis. Selain nulis catetan utang di buku catetan warteg depan kosan, gue suka nulis diary (ini serius. Bahkan sering diawali dengan kalimat: Dear Diary,. Dulu sih indah nulis begini. Kalo umur sekarang agak jijik juga baca tulisan sendiri dengan opening begini hehe), cerpen, novel, terakhir skenario. Tapi seiring waktu, hobby gue emang berubah-ubah. Menulis bisa dikatakan hobby awal gue. Jaman SD sampe SMP lah. SMA dan after SMA masih hobby nulis, meski mulai direcokin dengan hobby-hobby baru seperti ngeband, juga hobby bikin Kliping (terutama Kliping MU). Lalu hobby web design di awal usia 20-an. Mulai keren deh hobby gue. Dan di usia 30-an hobby gue Fotografi. Dan hobby menulis pun mulai pudar. Wajar kalau tahun kemaren gue cuma bikin 5 postingan *ngeles gila-gilaan*. Harapan gue, semua hobby-hobby gue ini akan gue masukkan di blog kebanggan gue ini. Tsah! Tunggu ya tanggal mainnya :) Tapi serius, meski jarang nulis, kalau udah mulai nulis, gue bisa loh ngetik isi kepala ini gak berhenti-berhenti. Satu lagi keuntungan bagi kalian yang juga hobby nulis kek gue ini, ngetik lancar, itu pasti. Ngetik rapih! Ini dia benefit yang lain. Kebiasaan nulis cerpen atau novel, gue jadi terbiasa ngetik rapih. Ini penting banget kalau kita sering kirim email ke client. Sms aja gue rapih kok, jarang gue singkat. Ngetweet aja jarang gue singkat. Artinya gue singkat sewajarnya gak sampe gue singkat gila-gilaan. Stop narsisnya sampai kalimat ini.

Lupakan dulu soal blog sepi update-an gue, sekarang kita membahas soal tahun baru. Mulai dari mana nih?

Kalimat klise "Gak berasa ya udah ganti tahun aja", sering mengiringi setiap pergantian tahun. Tanpa mengurangi rasa bersyukur gue akan nikmat yang telah Allah berikan kepada gue n keluarga, gue ngerasa tahun 2012 gak banyak pencapaian berarti yang gue raih. Itu kalimat penghibur dari kalimat: Gue gak ada kemajuan apa-apa dalam hidup gue di tahun 2012. 'Satu-satu'-nya perubahan besar di tahun kemaren gue memutuskan untuk tidak perjaka lagi menyudahi masa lajang gue, dengan menyunting wanita cantik berlesung pipit bermata sipit berkulit kunyit dengan postur seperti saya jinjit @shenzashenza (Senja Harie). Sisanya? Nothing! Karier baik di EO maupun di Asuransi gak ada kemajuan yang berarti. Oke, pembaca blog ini akan jadi saksi ya, apa pencapaian gue di tahun 2013? Apakah sama seperti tahun sebelumnya atau kah lebih baik?

Sebenarnya apa sih yang gue capai di tahun 2013 ini? Oke, Resolusi Tahun 2013 tentu gue punya. Resolusi tahun ini yang utama jelas yakni memikirkan apa resolusi tahun depan hehe. Untuk resolusi gue bahas di postingan yang akan datang (doaian gue gak lupa lagi). Kali ini gue pengen cerita soal Kembang Api.

Sama-sama kita tahu, kembang api dan perayaan tahun baru adalah 2 hal yang tidak terpisahkan. Seperti Jupe dengan montoknya, seperti Vicky Vette dengan big sizenya, seperti Partai Anu dengan korupsinya, dan pepatah-pepatah lainnya (sebelum gue makin ngaco nih). Di setiap perayaan pergantian tahun, kembang api menjadi item wajib. Dan akan lahir fotografer-fotografer dadakan yang mengabadikan moment-moment ini baik dengan camera DSLR, pocket, maupun camera ponsel. Termasuk tentu saja fotografer amatir ini (maksudnya gue).

Kalau tahun lalu gue dan @shenzashenza merayakan tahun baru di Ancol (sungguh sangat pasaran sekali selera saya. Abis, kemana lagi waktu itu? Ke Sydney ya gak ada yang bayarin!), tahun ini gue memutuskan untuk datang di Festival Rakyat Jakarta pertama ala Gubernur baru gue @jokowi_do2. Keren juga konsepnya dengan menutup jalan Sudirman - Thamrin dan panggung yang berderet-deret. Tapi acaranya? Karena baru pertama yang banyak bugs di sana-sini. Seperti gak ada pemisahan jalur pejalan kaki dan pesepeda, makanya yang pada sepedaan semalem tu mati kutu gak bisa bergerak. Gue aja untuk bisa mendekati panggung utama di depan Bunderan HI butuh perjuangan ekstra plus maksa antara mendorong dan didorong. Di hati kecil agak nyesel juga sih. Secara gue emang gak nyaman dengan ke-crowded-an seperti ini.








Perayaan tahun baru 2012 dan jepretan kembang api cupu gue tahun kemaren.

Udah gitu hujan! Meski cuma gerimis, tetep aja bikin gue n rombongan (wify, adek gue n bini n anaknya, n nyusul Zainal temen kantor gue) pusing kena hujan. Mau move on susah, gak move kehujanan. Mau pipis repot. Sevel aja lebih dekil dari Pasar Tradisional. Serius. Setiap lorong ada orang. Antara gosip, makan, neduh, ngutil, gak ada bedanya. Dan yang menolong dari keadaan ini adalah Soto Lamongan. Udah, kita makan di situ sambil nungguin jam 00.00. Tadinya mau langsung pulang, tapi nanggung. Dan... pesta kembang api pun dimulai!

Tahun lalu, bisa dikatakan pertama kali gue menjepret kembang api di Ancol. Frustasi bukan main. Gimana enggak, pake manual jelek, pake auto lebih jelek lagi. Kata bini gue aja jepretan pake hape lebih keren hasilnya ketimbang pake DSLR gue.

Tapi semalem, gue belajar dari kegagalan tahun lalu. Berbekal contekan exposure n tips dari @belfot gue n Zainal mengabadikan pesta kembang api di antara gedung-gedung Jl. MH Thamrin. Berikut beberapa hasilnya. Masih ancur sih. Tapi asal tau aja, ini jauh mendingan dibanding hasil jepretan gue tahun lalu haha.



























By the way, Happy New Year 2013. Selamat Tahun Baru 2012-A bagi yang alergi angka 13 :)


[FYI] Beberapa lensa mahal seperti Leica dan Carl Zeiss justru tidak memiliki Auto Focus (AF) loh. Bagus lah gue belum sempet beli *ngeles. Mahal nyet!*

0 comments: