Manchester United

The Power of Mindset

... bini gue teriak-teriak, “Itu tipi belum lunas, kenapa mau dikencingin?!”
---

Posting pertama 2014 nih. Dan gue lupa deh, pernah posting soal mindset apa belum. Kalau udah anggep aja pengulangan ya, guys :) Bagi yang pernah ikut seminar peningkatan SDM, mungkin pernah mendengar akan hal ini. Bahwa mindset kita adalah blue screen apa yang akan terjadi pada kita di masa yang akan datang. Makanya hati-hati dengan yang namanya mindset. Jadi jauh-jauh deh berpikiran negatif pada orang lain apalagi pada diri sendiri. Karena hal ini akan benar-benar kejadian di masa yang akan datang. Bukan nakut-nakutin ya. Lagian daripada berpikir negatif ya mending kita berfikir positif. Karena yang gue tau pun, Tuhan kita sesuai praduga kita. Maksudnya kurang lebih gini, apa yang ada di pikiran kita itu lah kehendak Tuhan juga. CMIIW.

Gue pernah banget ngalaminnya. Yang paling simple adalah soal percintaan. Ni semoga kalau wify baca dia gak salah paham. Doeloe banget, pas gue masih jadi pengamen bus, ada penumpang yang membuat gue terpesona. Dan gue ngebatin, gue mau nih jadi pacarnya. Dan kejadian. Yang kedua ya bini gue sendiri. Pas pertama ngeliat dia, tinggi cantik, gue freezing dan ngebatin, semoga ini jodoh gue. Dan kejadian, sekarang gue dan dia udah memasuki tahun kedua pernikahan.

Tapi meski gitu, mindset juga kira-kira. Jangan lu liat artis dewasa di film bokep lu ngebatin pengen tidur ma dia, itu mah terlalu jauh. Meski bisa kejadian juga sih haha. Who knows? Gue aja saking bencinya sama Moyes, gue pengen ngencingin muka dia. Dan kesempatan itu akhirnya benar-benar datang. Sayangnya, baru gue buka zipper ambil posisi kencing, bini gue teriak-teriak, “Itu tipi belum lunas, kenapa mau dikencingin?!” Gagal deh…

4 tahun yang lalu, gue mulai kerja di Binadika Outbound. Selama 4 tahun kerja di sana sebagai marketing, sering banget orang nelpon itu salah nyebut ‘Binadika’ jadi ‘Dinamika’. Sambil bercanda gue pernah nyeletuk, “Nanti kalau buka EO sendiri gue namain Dinamika Outbound.”

Hal pertama yang gue lakukan saat gue resign dari Binadika adalah mengurus legalitas perusahaan gue. Hal ini juga dengan pengharapan gue bisa mengclaim web gue outbound.co.id yang dilocked karena gue registernya pake legalitas Binadika. Meski ternyata gak bisa juga. Kecuali Binadika berbesar hati membuat Surat Pernyataan bahwa itu domain punya gue. Dan gak jaminan juga bisa gue claim. Layak dicoba. Tapi sampe saat ini gue belum ketemu dengan mantan boss gue ini.

Tapi legalitas udah ‘terlanjur’ gue urus. Dan ngurus PT itu gak semudah dulu. Soal nama saja ada beberapa rules di antaranya: Gak boleh pake Bahasa Inggris kecuali kita perusahaan asing, serta menggunakan sistem kupon. 1 kupon kalau gak salah 500 ribu. Nah, kita ajuin tu sebanyak mungkin nama. Dan berharap aja 1 nama yang diapprove. Kalau gak ya beli kupon lagi. Gue pun ngajuin banyak nama. Macem-macem lah. Dan dari sekian banyak nama itu, ada 1 nama list terakhir yang sebenarnya gue gak berharap diapprove. Yakni: PT. DINAMIKA SYNERGHY OUTBOUND. Kenapa gue gak berharap nama ini diapprove? Gak enak sama Binadika lah. Nanti disangka gue plagiat nama. Meski jelas beda antara ‘Binadika’ dan ‘Dinamika’. Tapi sekilas tetap saja mirip. Orang banyak juga yang salah sebut ‘Binadika’ jadi ‘Dinamika’. Guess what? Nama ini yang dipprove! Dan celetukan iseng gue beberapa tahun yang lalu menjadi kenyataan.

Membuat resolusi tiap awal tahun sering menjadi habit banyak di antara kita. Gue pun sama. Terutama menyangkut soal barang. Doeloe gue pernah punya target punya iPhone, iPad, Mac Book, Kamera DLSR, Credit Card, dll. Guess what?

Bukan mau pamer ya. Ini cuma contoh ke sekian dari yang namanya mindset. iPad gue udah punya, hadiah kantor dulu karena gue tembus target profit 40 juta sebulan waktu itu. Profit ya bukan omset. Sampe sekarang, meski beberapa kali sekolah kalau kepepet, iPad ini sebisa mungkin gak akan gue jual sebagai kenang-kenangan. iPhone, gue udah punya. Ini salah satu jasa item impian gue dulu, yakni kartu kredit. Dulu gue mikir punya CC tu keren. Tapi sekarang punya CC bukan untuk keren-kerenan. Buat beli aplikasi di App Store, buat link sama Paypal, dll. Dan dari CC ini gue bisa nyicil iPhone. Yang belum Mac Book. Tapi lappy udah beli meski bukan merk Apple. Menyusul lah ya… DSLR? Udah gue jual. Tapi intinya sempat punya kan? Jadi termasuk tercapai dong…

Hari ini, gue kesampaian juga beliin wify iPhone, dan beli lagi DSLR impian gue yakni Nikon D7000, yang harganya seharga motor gue. Alhamdulillah… It’s mean the mindset effect.


[FYI] Pengen semangka dalam aneka bentuk? Pergi ke Jepang saja. Di sana kita bisa membeli semangka dalam beraneka bentuk. Kotak, hati, labu botol, dll. Sayangnya gak ada semangka bentuk Pamela Anderson. Pengen beli 2 saya.

0 comments: