Manchester United

MY CHOICE Part 1

Think big. Gue rasa yang pada bilang gak rela Jokowi ninggalin Jakarta hanya takut jagoannya kalah aja.
---

Musim capres nih. Dan berhubung kandidatnya cuma 2, jadi 'perang' dukungannya makin berasa. Dan setiap ada Jokowi sebagai salah satu kandidatnya, gue pun memutuskan untuk gak golput kek yang udah-udah. 2 pilcapres sebelumnya gue cuma jadi penonton. Gak ada calon yang sreg untuk gue titipin suara gue. Tapi kali ini #TegasPilih2.

Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. Kenapa gue memilih Jokowi-JK? Apakah sebagai warga ber-KTP Jakarta gue rela ditinggalkan Jokowi?

Gerak Jokowi di Jakarta sering terhambat kebijakan pusat. Misal saja, untuk mengurangi kemacetan Jakarta, Jokowi (dan Ahok) mencari cara salah satunya membuat perangkat kebijakan supaya laju pertumbuhan (khususnya) mobil bisa ditekan. Naikin pajaknya, plat ganjil-genap, atau yang lain. Tapi apa? Pusat merestui Low Cost Green Car (LCGC). Ini sama aja seorang kakak yang mati-matian bikin adeknya gak boros, tapi orang tua mereka justru memberikan adeknya kartu kredit unlimit! Useless effort.

Dengan jadi RI 1, Jokowi akan lebih bisa membawa kemajuan untuk Jakarta. Bahkan Indonesia secara menyeluruh. Think big. Gue rasa yang pada bilang gak rela Jokowi ninggalin Jakarta hanya takut jagoannya kalah aja. Beberapa temen gue juga beropini gitu. Yang dulu pas pilgub Jakarta mereka paling depan menentang Jokowi jadi DKI 1. Intinya mereka gak suka Jokowi menang. Itu saja. Toh selama ini juga mereka nyinyir pada kepemimpinan Jokowi.

Semoga mereka satu pemahaman dengan gue: Jokowi jadi RI 1 pun, gak akan meninggalkan Jakarta. Istana Negara itu di Jakarta, bro! Lagian gak perlu selfish lah, yang butuh Jokowi gak cuma orang Jakarta. Seluruh bangsa ini butuh pemimpin merakyat kayak dia. Bukan pemimpin borjuis yang kemana-mana naik helikopter atau jet pribadi. Warga Jakarta yang menganggap Jokowi tidak amanah pada Jakarta gue yakin 99% adalah pendukung capres no. 1

Part 2


[FYI] Menurut penelitian, salah satu pertanda seorang pemimpin adalah ia tersenyum dan menggenggam tangan dengan erat saat bersalaman. Tanyakan mereka yang pernah salaman dengan Jokowi.

0 comments: