Manchester United

Valentino Rossi Juara Dunia MotoGP ke-10 Jika...

---

Penggemar motogp baru saja disuguhkan sebuah drama di Sirkuit Sepang Malaysia, yakni insiden salip-menyalip Valentino Rossi (VR) dengan Marc Marquez (MM), yang berujung pada jatuhnya MM di lap ke-7. Sejatinya, perebutan gelar juara dunia tahun 2015 hanya menyisakan 2 nama, yakni VR dan Jorge Lorenzo (JL). Namun, kita gak bisa menyingkirkan nama MM begitu saja. Sebagai juara dunia motogp 2 musim terakhir, nama MM sewajarnya gak boleh dilupakan. Bukan karena ia memiliki kans menjadi juara dunia yang ketiga secara berturut-turut, namun karena ia memiliki kans menggagalkan ambisi VR merebut titel juara dunia musim ini.

Race di Phillip Island minggu kemaren yang dimenangkan oleh MM, meninggalkan cerita menarik. Saat press confferance menjelang motogp di Sepang, VR membuat statement yang menyatakan bahwa MM sengaja membantu JL dengan cara menghalang-halangi VR dalam upaya mengejar JL. Andrea Ianone (AI) yang berharil mendapat podium 3 di Asutralia itu juga mengamini ucapan rekan senegaranya ini.

Meski MM membantah tuduhan VR ini, namun pembalap sekaliber VR rasanya gak mungkin mengeluarkan tuduhan tanpa bukti. Akibatnya, jalannya balapan di Sepang jadi point tersendiri. Sementara, persaingan VR yang unggul 11 point dari JL malah terpinggirkan. Publik seolah menanti kebenaran ucapan VR ini. Yang nonton pasti bisa melihat, bagaimana JL dengan mudahnya menyalip MM. Tidak ada perlawanan MM untuk mengambil posisinya lagi dari JL. Malah seolah memberi jalan JL untuk duluan. Tapi hal ini tidak terjadi pada VR, yang persis di belakangnya. Setiap kali VR menyalip MM, dengan ngototnya (khas dia sebenarnya) MM menyalip VR lagi. Begitu agresif dan cenderung ekstrim nan berbahaya.

Diusik kembali oleh juniornya ini, di saat ia sedang adu sprint dengan JL demi gelar juara dunia, VR terlihat emosi. Hingga MM jatuh dan out of race. Race Direction pun menguhukum VR yang membuat ia harus start dari belakang di balapan terakhir musim ini, di Valencia tangga 8 November 2015 nanti.

Sesuai judul postingan ini, Masih mungkinkah Stinky, eh VR juara dunia?

Perlu diketahui, saat ini point VR adalah 312 dan JL 305. Selisih 7 angka saja. Dan berikut adalah system point motogp berdasarkan urutan finishnya:
1 = 25
2 = 20
3 = 16
4 = 13
5 = 11
6 = 10
7 = 9
8 = 8
9 = 7
10 = 6
11 = 5
12 = 4
13 = 3
14 = 2
15 = 1


Dan berikut adalah syarat agar VR juara dunia:

#0 JL 0 Point di Valencia, VR Juara
0 point banyak penyebabnya. Paling sering sih jatuh. Atau finish di posisi 16. Atau bisa juga gak ikut balapan karena cedera, atau lupa tanggal race. Atau bangun kesiangan karena malemnya begadang nonton bokep bola. Kalau JL 0 point, VR gak balapan juga udah pasti juara dunia. Karena point VR tetap 312 dan JL 305.

#1 Jika JL Finish 1, VR Minimal Finish 2
JL (1): 305 + 25 = 330
VR (2): 312 + 20 = 332
Kalau VR finish 3, point VR cuma 312 + 16 = 328.

#2 Jika JL Finish 2, VR Minimal Finish 3
JL (2): 305 + 20 = 325
VR (3): 312 + 16 = 328
Kalau VR finish ke-4, point mereka sama-sama 325. Tapi JL tetap akan juara karena memenangi lebih banyak race, yakni 6 kali (Jerez, Le Mans, Mugello, Catalunya, Brno, dan Aragon). Sedangkan VR cuma 4 kali (Losail, Santiago del Estero, Assen, dan Silverstone).

#3 Jika JL Finish 3, VR Minimal Finish 6
JL (3): 305 + 18 = 321
VR (6): 312 + 10 = 322
Kalau VR finish cuma ke 7, point sama-sama 321 tapi tetap JL yang juara.

#4 Jika JL Finish 4, VR Minimal Finish 9
JL (4): 305 + 13 = 318
VR (9): 312 + 7 = 319
Kalau VR finish cuma ke 10, point sama-sama 318 tapi tetap JL yang juara.

#5 Jika JL Finish 5, VR Minimal Finish 11
JL (5): 305 + 11 = 316
VR (11): 312 + 5 = 317
Kalau VR finish cuma ke 12, point sama-sama 316 tapi tetap JL yang juara.

#6 Jika JL Finish 6, VR Minimal Finish 12
JL (6): 305 + 10 = 315
VR (12): 312 + 4 = 316
Kalau VR finish cuma ke 13, point sama-sama 315 tapi tetap JL yang juara.

#7 Jika JL Finish 7, VR Minimal Finish 13
JL (7): 305 + 9 = 314
VR (13): 312 + 3 = 315
Kalau VR finish cuma ke 14, point sama-sama 314 tapi tetap JL yang juara.

#8 Jika JL Finish 8, VR Minimal Finish 14
JL (8): 305 + 8 = 313
VR (14): 312 + 2 = 314
Kalau VR finish cuma ke 15, point sama-sama 313 tapi tetap JL yang juara.

#9 Jika JL Finish 9, VR Minimal Finish 15
JL (9): 305 + 7 = 312
VR (15): 312 + 1 = 313
Kalau VR finish cuma ke 16, point sama-sama 312 tapi tetap JL yang juara.

#10 Jika JL Finish 10, VR JUARA!
JL (10): 305 + 6 = 311
VR Point Sekarang = 312

Ini adalah Perolehan Point dan Finish VR dan JL sampai dengan race ke 17 di Sepang, sebagai gambaran.
1. Losail - Qatar
VR (1) = 25
JL (4) = 13

2. Austin - Amerika
VR (3) = 16
JL (4) = 13

3. Estoril - Argentina
VR (1) = 25
JL (5) = 11

4. Jerez - Spanyol
VR (3) = 16
JL (1) = 25

5. Le Mans - Perancis
VR (2) = 20
JL (1) = 25

6. Mugello - Italia
VR (3) = 16
JL (1) = 25

7. Catalunya - Katalunya
VR (2) = 20
JL (1) = 25

8. Assen - Belanda
VR (1) = 25
JL (3) = 16

9. Sachsenring - Jerman
VR (3) = 16
JL (4) = 13

10. Indianapolis - USA
VR (3) = 16
JL (2) = 20

11. Brno - Ceko
VR (3) = 16
JL (1) = 25

12. Silverstone - Great Britain
VR (1) = 25
JL (4) = 13

13. Misano - Sanmarino
VR (5) = 11
JL (-) = 0

14. Aragon - Aragon
VR (3) = 16
JL (1) = 25

15. Motegi - Jepang
VR (2) = 20
JL (3) = 16

16. Phillip Island - Australia
VR (4) = 13
JL (2) = 20

17. Sepang - Malaysia
VR (3) = 16
JL (2) = 20


Jumlah Point VR = 312
Jumlah Point JL = 305

Dan ini adalah hasil race di Valencia musim lalu:
1. Marc Marquez
2. Valentino Rossi
3. Dani Pedrosa
4. Adrea Dovisiozo
5. Cal Crutchlow
6, 7, 8, 9, 10, ...
Nyari - nyari nama JL ya? Sorry, sampe nomor 22 juga gak ada. Doi out race. Semoga besok juga sama :)

0 comments: